Kalo nggak dandan, dibilang kumus-kumus nggak terurus.
Kalo dandan, diliatin dengan pandangan aneh.
Kalo jual mahal, dikiranya nggak tertarik.
Kalo nggak jual mahal, disindir 'Iiiih, gengsi dong'
Kalo ngomong asal njeplak, dianggep cowok.
Kalo ngomong kalem, dibilang nggak asik dan bikin sungkan.
Kalo pake sneaker, dianggep tomboi.
Kalo pake wedges, dilirik warga sekampus.
Kalo rajin, dirasani.
Kalo bego, di bully-ing.
Kalo serba bisa, katanya nggak bakal ada yang berani ndeketin.
Kalo nggak bisa apa-apa, katanya useless.
Kalo nggak ikut jalan, katanya nggak gaul.
Kalo ikut jalan, pasti akhirnya hedon.
Kalo berlebihan, dibilang alai.
Kalo kurang, dibilang kuper.
Tapi kalo tengahan semuanya, dianggep nggak berkarakter.
Manusia ini maunya apa sih?
Monday, September 12, 2011
Sunday, September 4, 2011
Coba Deh :)
Ini cuma postingan iseng tapi cukup berarti. Dicoba deh. Ini bisa mengasah kemampuan imajinasi dan kreativitas lo (kayaknya sih, ini cuma teori dari saya. ahhaha.)
Bayangkan, bayangkan aja, nggak usah susah-susah.
Kalian pasti pernah naik angkutan umum kan? Kalian sedang duduk di sebuah angkutan umum. Bis misalnya.
Bayangkan, bayangkan aja, nggak usah susah-susah.
Bayangkan seseorang yang tepat 24 jam yang lalu duduk di tempat duduk itu. Bayangkan dia berbeda gender dengan kamu. Bayangkan perawakannya. Bayangkan usianya. Bayangkan apa yang dia pakai. Bayangkan Bagaimana tingkahnya ketika duduk. Bayangkan barang-barang yang ia bawa. Bayangkan bagaimana ia menanggapi ibu-ibu yang duduk di sampingnya. Bayangkan dia ngapain aja selama perjalanan. Bayangkan apa yang dia lihat selama perjalanan. Bayangkan berapa kali dia ngecek ponselnya dan berapa sms yang ia terima dan balasan seperti apa yang dia kirim. Bayangkan dia tadi naik apa sebelum naik bus ini. Bayangkan dia mau apa saat sampai nanti. Mau kemana dia. Apa yang akan dia lakukan selama di tempat tujuan. Siapa yang akan ia temui nanti.
STOP!
cukup segitu dulu membayangkannya. Kalian sadar tidak kalian sudah berada di mana? Kalian masih duduk di sebuah bis sambil membayangkan. Ya, kalian masih berada di bis dan tidak berpindah jauh-jauh kecuali si bis yang memang bergerak.
Tanpa kalian sadari, kalian sudah melebarkan imajinasi kalian jauh lebih luas dari pada yang kalian pikirkan. Siapa yang tau kalo misalnya yang kalian bayangkan itu ternyata datang sehari lebih cepat daripada kalian, ternyata beberapa tahun berbeda umur dari kalian, lalu ia segera ke rumahnya, bertemu orang tuanya, lalu ganti baju, tidur, bangun di kemudian hari, mandi, sarapan, pergi ke terminal, dan menjemput kalian. Ternyata orang itu adalah pacar kalian.
STOP!
kalian sudah berimajinasi lagi.
Hahahaha :D
Bayangkan, bayangkan aja, nggak usah susah-susah.
Kalian pasti pernah naik angkutan umum kan? Kalian sedang duduk di sebuah angkutan umum. Bis misalnya.
Bayangkan, bayangkan aja, nggak usah susah-susah.
Bayangkan seseorang yang tepat 24 jam yang lalu duduk di tempat duduk itu. Bayangkan dia berbeda gender dengan kamu. Bayangkan perawakannya. Bayangkan usianya. Bayangkan apa yang dia pakai. Bayangkan Bagaimana tingkahnya ketika duduk. Bayangkan barang-barang yang ia bawa. Bayangkan bagaimana ia menanggapi ibu-ibu yang duduk di sampingnya. Bayangkan dia ngapain aja selama perjalanan. Bayangkan apa yang dia lihat selama perjalanan. Bayangkan berapa kali dia ngecek ponselnya dan berapa sms yang ia terima dan balasan seperti apa yang dia kirim. Bayangkan dia tadi naik apa sebelum naik bus ini. Bayangkan dia mau apa saat sampai nanti. Mau kemana dia. Apa yang akan dia lakukan selama di tempat tujuan. Siapa yang akan ia temui nanti.
STOP!
cukup segitu dulu membayangkannya. Kalian sadar tidak kalian sudah berada di mana? Kalian masih duduk di sebuah bis sambil membayangkan. Ya, kalian masih berada di bis dan tidak berpindah jauh-jauh kecuali si bis yang memang bergerak.
Tanpa kalian sadari, kalian sudah melebarkan imajinasi kalian jauh lebih luas dari pada yang kalian pikirkan. Siapa yang tau kalo misalnya yang kalian bayangkan itu ternyata datang sehari lebih cepat daripada kalian, ternyata beberapa tahun berbeda umur dari kalian, lalu ia segera ke rumahnya, bertemu orang tuanya, lalu ganti baju, tidur, bangun di kemudian hari, mandi, sarapan, pergi ke terminal, dan menjemput kalian. Ternyata orang itu adalah pacar kalian.
STOP!
kalian sudah berimajinasi lagi.
Hahahaha :D
Me vs 1st Grader
Saya suka anak kecil. Sumpah. Aku suka ada makhluk kecil yang imut-imut dan susah ngapa-ngapain itu. Apalagi kalo putih bersih, pipinya tembem, suaranya cempreng, pinter, dan nggak nakal. Kadang saya juga suka nggodain mereka sampe nangis. Hahaha. Jahat ya? Biarin. Saya suka liat anak bayi nangis. Their cries is so sincere and pure not like older people *including myself* which sometimes cry for something that don't have to be cried.
Tapi terkadang, saya super sebel sama anak kecil terutama yang beranjak masuk SD. Masa-masa anak masuk SD adalah masa anak-anak paling nakal menurut saya. Enggak nakal sih. Rasa ingin tahunya besar, tapi salah ekspresi. Masa anak kelas 1 SD adalah generasi anak kecil paling sok tahu.
Tapi pada dasarnya saya suka anak kecil. Jadi seberapapun ukuran si bocah, bocah tetap bocah. Lucu dan menggemaskan. Nah hal ini yang menjadi bumerang bagi diri saya sendiri. Saya kan jarang ya ketemu sepupu-sepupu yang masih kecil. Jadi begitu ketemu, kangen dong, maen deh. Termasuk sama para 1st grader alias anak kelas 1 SD ini. Akibatnya, hal yang paling menyebalkan, si bocah 'nemplok' sama saya. Nemplok, bener-bener nempel pel pel pel. Kemana-mana diikutin, ngapain aja ditanyain dan dikomentarin, barang-barang dipegangin, dibuat maenan, dan ngelakuin sesuatu pasti diikutin. Sabar ya, sabar.
Aku jadi mengingat-ingat masa kecil dulu. Pantes aja si kakak tercinta yang beda 6 tahun dari saya sebel banget dan jarang maen sama adeknya yang unyu ini. Waktu saya kelas 1 SD, kakak kelas 2 SMP kalo nggak salah. Saya lagi nakal-nakalnya, kakak lagi alai-alainya *ampun mas*, woh perang dunia beneran. Jangan-jangan dulu saya juga gitu. Pasti gitu deh, remember, apa yang kita benci itu biasanya cerminan diri kita sendiri. Tapi sekarang saya sudah gencatan senjata sama kakak. Sudah damai dan sudah dikasih jatah THR, fufufufu, love you mas. :*
Still, I love kids. Hm... I'd be better if I say I love babies. :D
Semoga nanti kalo saya punya anak, pas kelas satu SD menjadi anak yang pintar dan bisa saya tangani dengan baik. Amin :)
Tapi terkadang, saya super sebel sama anak kecil terutama yang beranjak masuk SD. Masa-masa anak masuk SD adalah masa anak-anak paling nakal menurut saya. Enggak nakal sih. Rasa ingin tahunya besar, tapi salah ekspresi. Masa anak kelas 1 SD adalah generasi anak kecil paling sok tahu.
Tapi pada dasarnya saya suka anak kecil. Jadi seberapapun ukuran si bocah, bocah tetap bocah. Lucu dan menggemaskan. Nah hal ini yang menjadi bumerang bagi diri saya sendiri. Saya kan jarang ya ketemu sepupu-sepupu yang masih kecil. Jadi begitu ketemu, kangen dong, maen deh. Termasuk sama para 1st grader alias anak kelas 1 SD ini. Akibatnya, hal yang paling menyebalkan, si bocah 'nemplok' sama saya. Nemplok, bener-bener nempel pel pel pel. Kemana-mana diikutin, ngapain aja ditanyain dan dikomentarin, barang-barang dipegangin, dibuat maenan, dan ngelakuin sesuatu pasti diikutin. Sabar ya, sabar.
Aku jadi mengingat-ingat masa kecil dulu. Pantes aja si kakak tercinta yang beda 6 tahun dari saya sebel banget dan jarang maen sama adeknya yang unyu ini. Waktu saya kelas 1 SD, kakak kelas 2 SMP kalo nggak salah. Saya lagi nakal-nakalnya, kakak lagi alai-alainya *ampun mas*, woh perang dunia beneran. Jangan-jangan dulu saya juga gitu. Pasti gitu deh, remember, apa yang kita benci itu biasanya cerminan diri kita sendiri. Tapi sekarang saya sudah gencatan senjata sama kakak. Sudah damai dan sudah dikasih jatah THR, fufufufu, love you mas. :*
Still, I love kids. Hm... I'd be better if I say I love babies. :D
Semoga nanti kalo saya punya anak, pas kelas satu SD menjadi anak yang pintar dan bisa saya tangani dengan baik. Amin :)
Monday, August 29, 2011
Hidup Saya Adalah Sebuah Sitkom
Tersentak sekaligus tersanjung ketika salah seorang sahabat bilang kalo hidup kita (saya dan sahabat ini) pasti seru kalo dibuat sebuah sitkom. Tersentak karena apakah hidup saya sebego itu ya? Serius deh. Namanya aja situasi komedi. Dan kebanyakan sitkom itu ditertawakan karena kebodohan si pemain. Hahaha, tapi anehnya, saya suka senyam-senyum sendiri kalo inget statement itu. Kadang bertingkah bego itu perlu. Bertingkah pintar itu yang perlu direncanakan. Hahaha.
Hidup saya adalah sebuah sitkom. Kisah saya yang luar biasa jomblo pasti seru kalo dijadiin sitkom. Apalagi ketiga sahabat saya punya kisah cinta masing-masing. Yang satu ldr, yang satu kagak jelas, yang satu pacarnya freak. hahaha. *nooffeeeensseeeee!!*. Otomatis saya jadi beneran bego dong kalo dalam masalah cinta. Apalagi kalo ada sesuatu yang terjadi pada saya *ehem*.
Tapi sitkom nggak sepenuhnya sebuah kebodohan. Twist dalam sebuah sitkom justru ada saat sitkom itu berakhir tanpa sebuah komedi melainkan romantika atau drama *ciee* lengkap dengan sound effect gumaman 'oooohhh~' yang biasa terdengar di sitkom-sitkom sebagai refleksi rasa simpati dari yang menonton. Hidup saya pun terasa seperti itu.
Begitu saya menyadari bahwa hidup saya bisa dijadikan sebuah sitkom, saya langsung menyadari bahwa hidup ini bisa dipilah-pilah menjadi frame-frame yang punya alurnya sendiri. Frame-demi-frame dijalani. Pasti ada sebuah kebodohan dan komedi di situ. Begitu hidup mengalami drama, anggap saja itu adalah akhir dari sebuah frame, yang otomatis mengawali frame baru, komedi baru.
Bukannya saya menganggap hidup saya adalah sebuah lawakan atau komedi. Tapi begitu menyadari ada komedi dalam hidup saya, semua akan terasa lebih ringan. :)
Hidup saya adalah sebuah sitkom. Kisah saya yang luar biasa jomblo pasti seru kalo dijadiin sitkom. Apalagi ketiga sahabat saya punya kisah cinta masing-masing. Yang satu ldr, yang satu kagak jelas, yang satu pacarnya freak. hahaha. *nooffeeeensseeeee!!*. Otomatis saya jadi beneran bego dong kalo dalam masalah cinta. Apalagi kalo ada sesuatu yang terjadi pada saya *ehem*.
Tapi sitkom nggak sepenuhnya sebuah kebodohan. Twist dalam sebuah sitkom justru ada saat sitkom itu berakhir tanpa sebuah komedi melainkan romantika atau drama *ciee* lengkap dengan sound effect gumaman 'oooohhh~' yang biasa terdengar di sitkom-sitkom sebagai refleksi rasa simpati dari yang menonton. Hidup saya pun terasa seperti itu.
Begitu saya menyadari bahwa hidup saya bisa dijadikan sebuah sitkom, saya langsung menyadari bahwa hidup ini bisa dipilah-pilah menjadi frame-frame yang punya alurnya sendiri. Frame-demi-frame dijalani. Pasti ada sebuah kebodohan dan komedi di situ. Begitu hidup mengalami drama, anggap saja itu adalah akhir dari sebuah frame, yang otomatis mengawali frame baru, komedi baru.
Bukannya saya menganggap hidup saya adalah sebuah lawakan atau komedi. Tapi begitu menyadari ada komedi dalam hidup saya, semua akan terasa lebih ringan. :)
Wednesday, August 17, 2011
Liburan Super
Saya hanya ingin menyampaikan beberapa fakta unik dari hasil liburan saya. Hahaha, no offense at all :)
- pedagang-pedagang arab fasih banget berbahasa Indonesia, bahkan berbahasa jawa. hahaha. Banyak pedagang arab yang menikah dengan wanita Indonesia.
- Di dataran Arab dan Mesir, wanita yang sudah menikah tapi berbadan kurus bisa dianggap aib karena kesannya tidak diberi makan oleh suaminya. Terutama di Mesir.
- Di Arab, wanita tidak boleh bekerja. Em, kurang yakin juga sih.Tapi bekerja yang dimaksudkan di sini adalah bekerja sebagai pegawai seperti sekretaris, pelayan, dan sebagainya. Jarang sekali melihat wanita bekerja di Arab, kecuali ia berdagang.
- Di balik hijab panjang dan hitam, wanita Arab tetap super stylish. Mereka menggunakan t-shirt, skinny jeans, wedges, bahkan killer heels didalam hijab mereka. Super :)
- Wanita arab kalau sudah menikah kerjanya cuma di rumah, mengurus anak dan suami, serta beribadah. Kalau bekerja bahkan berbelanja dan mengurus kebutuhan rumah, biasanya dilakukan suami.
*sumpah berasa asik sekaligus mati gaya kalo jadi istri di arab =.=*
- Air zam-zam adalah sumber air yang tidak pernah kering, begitu juga sumber mata air yang digunakan untuk memproduksi bir Jack Daniels di Tennessee.
- Mekkah dan Madinah adalah kota yang tidak pernah tidur, masjid-masjid selalu penuh setiap saat, orang berdagang dari pagi sampai pagi. Begitu juga Las Vegas dengan segala hotel, casino, dan night clubnya.
- Mint-tea Arab itu SUPER ENAK! sayang nggak beli :'(
- Naik Garuda Indonesia itu jauh lebih asik dari pada Malaysian Airways. *no offense yaa, ini pendapat pribadi :)*
- Sepeda motor boleh masuk dan lewat di jalan tol secara GRATIS di Malaysia. Bayangkan kalau peraturan itu berlaku di Indonesia. :|
- Mobil-mobil super mewah yang diparkir di sekitar Jalan Bukit Bintang kebanyakan punya orang India :|
- Mobil yang dipakai di Malaysia sebagian besar adalah mobil buatan Malaysia karena mobil impor pajaknya bisa mencapai 200% dari harga mobil itu sendiri.
tambahin deh, ada yang ketinggalan :D
- di Arab, ada rambu-rambu lalu lintas di jalan tol yang tulisannya 'Subhanallah', 'Alhamdulillah', dan 'Allahuakbar' setiap beberapa kilometer. Jujur saja, itu membuat hati tenang luar biasa. :)
- jangan harap menemukan bioskop dan cafe yang biasa dipakai nongkrong karena memang dilarang pemerintah :)
cukup deh,, saya lupa sebagian fakta karena tidak saya catat dan kebetulan ingatan saya bak ikan mas koki ._.
Kalau ada tambahan segera ditambahkan kok :)
- pedagang-pedagang arab fasih banget berbahasa Indonesia, bahkan berbahasa jawa. hahaha. Banyak pedagang arab yang menikah dengan wanita Indonesia.
- Di dataran Arab dan Mesir, wanita yang sudah menikah tapi berbadan kurus bisa dianggap aib karena kesannya tidak diberi makan oleh suaminya. Terutama di Mesir.
- Di Arab, wanita tidak boleh bekerja. Em, kurang yakin juga sih.Tapi bekerja yang dimaksudkan di sini adalah bekerja sebagai pegawai seperti sekretaris, pelayan, dan sebagainya. Jarang sekali melihat wanita bekerja di Arab, kecuali ia berdagang.
- Di balik hijab panjang dan hitam, wanita Arab tetap super stylish. Mereka menggunakan t-shirt, skinny jeans, wedges, bahkan killer heels didalam hijab mereka. Super :)
- Wanita arab kalau sudah menikah kerjanya cuma di rumah, mengurus anak dan suami, serta beribadah. Kalau bekerja bahkan berbelanja dan mengurus kebutuhan rumah, biasanya dilakukan suami.
*sumpah berasa asik sekaligus mati gaya kalo jadi istri di arab =.=*
- Air zam-zam adalah sumber air yang tidak pernah kering, begitu juga sumber mata air yang digunakan untuk memproduksi bir Jack Daniels di Tennessee.
- Mekkah dan Madinah adalah kota yang tidak pernah tidur, masjid-masjid selalu penuh setiap saat, orang berdagang dari pagi sampai pagi. Begitu juga Las Vegas dengan segala hotel, casino, dan night clubnya.
- Mint-tea Arab itu SUPER ENAK! sayang nggak beli :'(
- Naik Garuda Indonesia itu jauh lebih asik dari pada Malaysian Airways. *no offense yaa, ini pendapat pribadi :)*
- Sepeda motor boleh masuk dan lewat di jalan tol secara GRATIS di Malaysia. Bayangkan kalau peraturan itu berlaku di Indonesia. :|
- Mobil-mobil super mewah yang diparkir di sekitar Jalan Bukit Bintang kebanyakan punya orang India :|
- Mobil yang dipakai di Malaysia sebagian besar adalah mobil buatan Malaysia karena mobil impor pajaknya bisa mencapai 200% dari harga mobil itu sendiri.
tambahin deh, ada yang ketinggalan :D
- di Arab, ada rambu-rambu lalu lintas di jalan tol yang tulisannya 'Subhanallah', 'Alhamdulillah', dan 'Allahuakbar' setiap beberapa kilometer. Jujur saja, itu membuat hati tenang luar biasa. :)
- jangan harap menemukan bioskop dan cafe yang biasa dipakai nongkrong karena memang dilarang pemerintah :)
cukup deh,, saya lupa sebagian fakta karena tidak saya catat dan kebetulan ingatan saya bak ikan mas koki ._.
Kalau ada tambahan segera ditambahkan kok :)
Sunday, August 14, 2011
Kisah Cinta itu Berjuta Banyaknya
Ehem... asik nih membahas kisah cinta. Beberapa saat lalu saya mendapatkan beberapa kisah cinta yang *menurut saya* luar biasa dan so sweet. Yuk dibahas.
Kisah cinta pertama anggap saja subyeknya adalah si cewek dan si cowok. Si cewek ini bukan playgirl sih, tapi sempet gonta-ganti cowok. Ceritanya mama si cewek punya temen, nah si temen ini punya anak. Nah, ternyata si cewek bilang 'Eh, ma, itu kan dosenku'. Berawal dari situ, akhirnya para mama ini bersedia menjodohkan kedua anak mereka. Dan sampai saat ini, saat tanggal pernikahan sudah hampir ditentukan, mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Belum sms-an secara intens, belum add fb, belum kencan, dan belum segala macem-macemnya. Dan... ternyata mereka saling suka. Semoga langgeng dan akhirnya menjadi keluarga sakinah mawadah warrohmah yaa :)
Kisah cinta kedua ini seakan berjudul 'Everlasting Love'
Bayangkan, kedua sejoli ini pacaran sejak 13 tahun lalu, saat mereka kelas 1 SMA. Sejak SMA kelas 1 mereka berada di kelas yang sama, kelas khusus yang tidak terpisah sampai kelas 3. Sampai akhirnya kuliah di kota yang sama. Kerja di kota yang sama. Dan akhirnya 3 bulan yang lalu menikah. :)
Bayangkan apa yang terjadi selama pacaran 13 tahun itu. Love, smile, quarrel, anger, romantism, and others :3. Dan mereka bertahan. Sampai ke pelaminan. Semoga sampai nanti, sampai tua, sampai mati. :)
Kisah cinta itu sebenarnya semuanya so sweet. Setiap orang memiliki kisah cintanya sendiri. Orang merasa ada yang merasa beruntung dengan kisah cintanya. Tapi terkadang yang lain juga merasa pahit. Tapi disitulah inti dari sebuah kisah, yang membuat satu dengan yang lainnya berbeda.
So, what's your love story? :)
Kisah cinta pertama anggap saja subyeknya adalah si cewek dan si cowok. Si cewek ini bukan playgirl sih, tapi sempet gonta-ganti cowok. Ceritanya mama si cewek punya temen, nah si temen ini punya anak. Nah, ternyata si cewek bilang 'Eh, ma, itu kan dosenku'. Berawal dari situ, akhirnya para mama ini bersedia menjodohkan kedua anak mereka. Dan sampai saat ini, saat tanggal pernikahan sudah hampir ditentukan, mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Belum sms-an secara intens, belum add fb, belum kencan, dan belum segala macem-macemnya. Dan... ternyata mereka saling suka. Semoga langgeng dan akhirnya menjadi keluarga sakinah mawadah warrohmah yaa :)
Kisah cinta kedua ini seakan berjudul 'Everlasting Love'
Bayangkan, kedua sejoli ini pacaran sejak 13 tahun lalu, saat mereka kelas 1 SMA. Sejak SMA kelas 1 mereka berada di kelas yang sama, kelas khusus yang tidak terpisah sampai kelas 3. Sampai akhirnya kuliah di kota yang sama. Kerja di kota yang sama. Dan akhirnya 3 bulan yang lalu menikah. :)
Bayangkan apa yang terjadi selama pacaran 13 tahun itu. Love, smile, quarrel, anger, romantism, and others :3. Dan mereka bertahan. Sampai ke pelaminan. Semoga sampai nanti, sampai tua, sampai mati. :)
Kisah cinta itu sebenarnya semuanya so sweet. Setiap orang memiliki kisah cintanya sendiri. Orang merasa ada yang merasa beruntung dengan kisah cintanya. Tapi terkadang yang lain juga merasa pahit. Tapi disitulah inti dari sebuah kisah, yang membuat satu dengan yang lainnya berbeda.
So, what's your love story? :)
Tuesday, August 2, 2011
Jakarta 484th :)
Sudah beberapa saat sejak saya pengen banget nulis tentang ulang tahun Ibukota Indonesia ini. Ulang tahunnya pun sudah lewat lebih dari sebulan yang lalu. Tapi ya, gapapa lah. :P
Festifal yang pertama kali saya kunjungi adalah Festival Flora Fauna di Lapangan Banteng. Asik sih, seakan Jakarta mendadak adem dengan banyaknya pohon. Tapi anyway, Jakarta sudah semakin hijau sih beberapa tahun terakhir ini.
Tuh kan, saya sudah mulai lupa urut-urutan wisata saya di Jakarta. =.=
Yang pasti saya ke PRJ bersama bapak waktu itu. Yang bikin bapak dan saya terkesan di PRJ kali ini sih kebersihannya. Alhamdulillah sudah banyak petugas kebersihan yang lalu lalang membersihkan arena PRJ setiap sekitar 5 menit. Tapi ya karena begitu banyaknya orang, mungkin kebersihan ini nggak terlihat. Melihat orang di depan kita aja susah, apalagi ngliatin jalanan. Haha.
Tapi yang bikin prihatin yang keamanan sih. Banyak cerita yang beredar bahwa 'pemalakan' banyak terjadi, terutama di arena luar PRJ. Ada cerita bahwa ada nasi goreng berharga 2 Juta. 2 juta beneran! Kalo ngga bayar 2 juta, dipanggilin forum betawi apaaaa gitu. Lupa saya. Parkir di luar arena PRJ juga bahaya. Untuk motor 20 ribu, dan mobil *lupa* mungkin sekitar 50 ribu per-jamnya. Waw.
Satu lagi festival yang saya kunjungi pada perayaan ulang tahun Jakarta kali ini. Festifal buku!! Yeay! It's super big and super big amount of books. Fells like I want to grab all of them and put it in my library. But unfortunatelly I have no library :( But still, the Book Festival is super impressive. Harus diadakan setiap tahun :D
Hal yang saya kecewakan dari Jakarta kali ini adalah sistem transportasinya. Sangat tidak tepat waktu dan membuang-buang waktu. Busway di kawasan yang agak pinggiran seperti terbengkalai, jarang sekali ada bus yang lewat. Padahal penumpang ya menunggu. :(
Tak hanya busway, kereta api yang sudah regular dan jadwalnya tetap saja masih tertunda =.=
Ini malah ada sistem baru KRL yang jadi kayak monorail yang jadi 1 jalur dan berhenti di setiap stasiun. Bagus sih menurut saya. Tapi alokasi jumlah keretanya super aneh. Lebih banyak yang melawan arus kepadatan penumpang. Ini kudu dibenahi.
Monorail juga harus dilanjutkan pembangunannya. Kasian tiang-tiang itu dibangun dan terlantar. Lebih baik dibongkar saja kalau tidak serius dibenahi. Membuat macet +_+
Yang pasti, Selamat Ulang Tahun Jakarta. :)
Semoga lebih baik. Terlalu banyak saran untuk diucapkan. Lebih baik langsung perbaiki saja, Jakarta. :)
Festifal yang pertama kali saya kunjungi adalah Festival Flora Fauna di Lapangan Banteng. Asik sih, seakan Jakarta mendadak adem dengan banyaknya pohon. Tapi anyway, Jakarta sudah semakin hijau sih beberapa tahun terakhir ini.
Tuh kan, saya sudah mulai lupa urut-urutan wisata saya di Jakarta. =.=
Yang pasti saya ke PRJ bersama bapak waktu itu. Yang bikin bapak dan saya terkesan di PRJ kali ini sih kebersihannya. Alhamdulillah sudah banyak petugas kebersihan yang lalu lalang membersihkan arena PRJ setiap sekitar 5 menit. Tapi ya karena begitu banyaknya orang, mungkin kebersihan ini nggak terlihat. Melihat orang di depan kita aja susah, apalagi ngliatin jalanan. Haha.
Tapi yang bikin prihatin yang keamanan sih. Banyak cerita yang beredar bahwa 'pemalakan' banyak terjadi, terutama di arena luar PRJ. Ada cerita bahwa ada nasi goreng berharga 2 Juta. 2 juta beneran! Kalo ngga bayar 2 juta, dipanggilin forum betawi apaaaa gitu. Lupa saya. Parkir di luar arena PRJ juga bahaya. Untuk motor 20 ribu, dan mobil *lupa* mungkin sekitar 50 ribu per-jamnya. Waw.
Satu lagi festival yang saya kunjungi pada perayaan ulang tahun Jakarta kali ini. Festifal buku!! Yeay! It's super big and super big amount of books. Fells like I want to grab all of them and put it in my library. But unfortunatelly I have no library :( But still, the Book Festival is super impressive. Harus diadakan setiap tahun :D
Hal yang saya kecewakan dari Jakarta kali ini adalah sistem transportasinya. Sangat tidak tepat waktu dan membuang-buang waktu. Busway di kawasan yang agak pinggiran seperti terbengkalai, jarang sekali ada bus yang lewat. Padahal penumpang ya menunggu. :(
Tak hanya busway, kereta api yang sudah regular dan jadwalnya tetap saja masih tertunda =.=
Ini malah ada sistem baru KRL yang jadi kayak monorail yang jadi 1 jalur dan berhenti di setiap stasiun. Bagus sih menurut saya. Tapi alokasi jumlah keretanya super aneh. Lebih banyak yang melawan arus kepadatan penumpang. Ini kudu dibenahi.
Monorail juga harus dilanjutkan pembangunannya. Kasian tiang-tiang itu dibangun dan terlantar. Lebih baik dibongkar saja kalau tidak serius dibenahi. Membuat macet +_+
Yang pasti, Selamat Ulang Tahun Jakarta. :)
Semoga lebih baik. Terlalu banyak saran untuk diucapkan. Lebih baik langsung perbaiki saja, Jakarta. :)
Subscribe to:
Comments (Atom)

