Pages

Monday, October 15, 2012

:)

"Kalian boleh salah, tapi jangan pernah bohong. Kalau di tempat kerja bos anda meminta untuk berbohong terhadap sebuah kasus dalam rangka menutupi kesalahan, jangan mau. Biar saja bos anda yang bertanggung jawab" Pak WW.

Media Effect

"Silahkan masalah ini dibawa ke forum, kalau tidak berpengaruh, silahkan dibawa ke twitter"

Haha. Sungguh ini bukan masalah besar, cuman sedikit menggelitik aja. Betapa media sangat berpengaruh di masa sekarang. Cukup bersifat humor menurutku, tapi dari sisi lain juga mengenaskan. Betapa kemampuan diskusi kita sebagai manusia yang notabene makhluk sosial dikalahkan oleh publikasi sebuah sosial media. Makhluk sosial dan sosial media. Sama-sama sosial, sama-sama berkaitan dengan orang banyak, tapi efeknya sudah mulai saling mengalahkan. Jadi, lebih efektif mana? :)

Thursday, May 24, 2012

Alchemist

"Saat kau menginginkan sesuatu, segenap alam semesta bersatu untuk membantumu meraihnya,"

"Justru pikiran tentang Mekkah-lah yang membuatku terus hidup. Itulah yang membuatku kuat menghadapi hari-hari yang sama belaka ini; yang membuatku tahan menghadapi kristal-kristal bisu di rak, dan sanggup makan siang dan makan malarn di warung jelek yang itu-itu juga. Aku takut bila impianku terwujud, aku tak punya alasan lagi untuk melanjutkan hidup."
"Tapi bencana itu mengajariku untuk memahami firman Allah: orang tidak perlu takut pada hal yang tak dikenal bila mereka sanggup meraih apa yang mereka butuhkan dan inginkan.Kita takut kehilangan apa yang kita miliki, entah itu hidup kita ataupun barangbarang dan tanah kita. Tapi ketakutan ini lenyap saat kita memahami bahwa kisah hidup kita dan sejarah dunia ini ditulis oleh tangan yang sama."
"Tapi mungkin orang-orang yang merasakannya tidak pernah memahami bahasa universal ini. Karena, jika kita memahami bahasa itu, mudahlah untuk mengerti bahwa seseorang di dunia menanti kita, entah di tengah gurun atau di kota besar. Dan saat dua orang itu berjumpa, dan mata mereka bertemu, masa lalu dan masa depan menjadi tak penting. Yang ada hanyalah momen itu, dan kepastian yang ajaib bahwa segala yang ada di langit dan di bumi telah dituliskan oleh tangan yang esa. Itulah tangan yang menimbulkan cinta, dan menciptakan suata jiwa kembar bagi setiap orang di dunia. Tanpa cinta seperti itu, impian impian seseorang akan tak bermakna.
Maktub, pikir si bocah."
"Rahasianya terletak di masa kini. Kalau kamu memperhatikan masa kini, kamu dapat memperbaikinya. Dan, bila kamu memperbaiki masa kini, apa yang datang kemudian juga akan menjadi lebih baik Lupakanlah masa depan, dan jalanilah setiap hari menurut ajaran, percayalah bahwa Tuhan mencintai hamba-hambaNya. Tiap-tiap hari, pada dirinya, membawakan suatu keabadian."
"Yang buruk bukanlah sesuatu yang masuk ke dalam mulut manusia," kata sang alkemis. "Yang buruk adalah yang keluar dari mulut mereka."

"Dia tahu bahwa lelaki harus pergi agar kembali. Dan dia sudah mendapatkan hartanya: kamu. Kini dia berharap kamu akan menemukan apa yang sedang kau cari."

"Kamu menangis?"
"Aku ini perempuan gurun," katanya, memalingkan wajah. "Tapi bagaimanapun, aku ini perempuan."

"Mengapakah kita harus mendengarkan hati kita?" tanya si bocah, saat mereka membuat tenda hari itu.
"Karena di manapun hatimu berada, di situlah akan kau temukan hartamu."
"Tapi hatiku gelisah," kata si bocah. "Hatiku memiliki impian-impiannya, ia
menjadi emosional, dan ia menjadi bergairah terhadap seorang perempuan di
gurun. Ia menanyakan banyak hal tentang diriku, dan ia membuatku terjaga dari
tidur-tidurku di malam hari, saat aku memikirkan dia."
"Baguslah kalau begitu. Hatimu masih hidup. Terus saja dengarkan apa yang ia
harus katakan."

"Katakan pada hatimu bahwa takut menderita itu lebih buruk daripada menderita itu sendiri. Dan bahwa tidak ada hati yang pernah menderita saat ia mengejar mimpi-mimpinya, karena setiap detik dari pencarian itu adalah detik perjumpaan dengan Tuhan dan dengan keabadian."

"Setiap pencarian dimulai dengan kemujuran pemula. Dan setiap pencarian berakhir dengan kemenangan yang telah melewati ujian yang berat."
Si bocah teringat pepatah kuno dari negerinya. Pepatah itu menyatakan bahwa
masa tergelap di malam hari adalah saat menjelang fajar.

"Bila seseorang menjalani Legenda Pribadinya, dia tahu semua yang perlu dia
ketahui. Hanya ada satu hal yang membuat mimpi tak mungkin diraih: perasaan
takut gagal."

"Karena bukanlah cinta namanya bila statis seperti gurun, bukan pula cinta
namanya bila menjelajah bumi seperti angin. Dan bukan cinta namanya bila
melihat semuanya dari kejauhan, seperti yang kau lakukan. Cinta adalah daya yang mengubah dan meningkatkan Jiwa Buana. Saat pertama kali aku menjangkaunya,kupikir Jiwa Buana itu sempurna. Tapi kemudian, dapat kulihat bahwa Jiwa Buana sama seperti aspek-aspek ciptaan lainnya, dan memiliki hasrat-hasrat dan perang-perangnya sendiri. Kitalah yang merawat Jiwa Buana itu, dan apakah bumi yang kita tinggali ini akan menjadi lebih baik atau lebih buruk, tergantung pada apakah kita menjadi lebih baik atau lebih buruk Dan di situlah daya cinta masuk. Karena ketika kita mencinta, kita selalu berjuang untuk menjadi lebih baik daripada diri kita sekarang."

Tuesday, April 10, 2012

#indonesiamemanggil

Hashtag 10 April 2012.
Sebenarnya sederhana kok.

#indonesiamemanggil orang-orang yang tepat waktu
#indonesiamemanggil orang-orang yang tidak menunda
#indonesiamemanggil orang-orang yang bertindak
#indonesiamemanggil orang-orang yang membuang sampah pada tempatnya
#indonesiamemanggil orang-orang yang tidak meremehkan
#indonesiamemanggil orang-orang yang mandi dan buang air pada tempatnya
#indonesiamemanggil orang-orang yang tidak merokok dalam angkutan umum
#indonesiamemanggil orang-orang yang berjualan pada tempatnya
#indonesiamemanggil orang-orang yang tidak parkir sembarangan
#indonesiamemanggil pelajar yang belajar
#indonesiamemanggil dokter yang menyembuhkan
#indonesiamemanggil guru yang mendidikeww
#indonesiamemanggil wakil rakyat yang mewakili rakyatnya
#indonesiamemanggil dosen yang memberikan kuliah
#indonesiamemanggil pedagang yang berdagang

#indonesiamemanggil orang-orang yang melakukan tugasnya sesuai dengan kewajibannya :)

Saturday, December 24, 2011

Judul: Pacar, Tujuan: Allah

Minta pacar sama Allah itu....
bagaikan mancing di kolam tetangga.
Bingung harus pake umpan apa
Dan jelas mengerti kalau mencuri ikan di kolam tetangga itu nggak boleh.

Minta pacar sama Allah itu....
Mengerti kalau ada perintah larangannya, tapi pengen banget pacaran....
Dan selalu gagal dapet doa yang tepat.

Friday, December 2, 2011

I'm A Geek :D

I love physic *but I hate math hahaha*
I love watch discovery channel and national geographic.
My favorite show on it is Mythbuster and Test Your Brain.
I better watch science-fiction than drama.
I read a lot sci-fi and adventure and 'investigating-detective-like' novel.
I'm a geek. B)

Sesuatu yang keren dari ilmuwan adalah dia bisa mendapatkan segalanya. Hahaha, yup, everything.
Gun, bomb, blade, knife, poison, meteor, huge-hubble-telescope, super computer, bullet-prove-glass, a ton weight of steel, a corpse, everything :D
Suka iri ya kalo liat mythbuster gitu.
Playing with gun *a real gun*, try to catapult a dead body with a real tree-catapult, screaming 'Fire in a Hole!!!' and bomb something, fire a car prove that it won't blow even we shot at its' fuel tank,  flew Buster -a dead doll which you can do anything to him- into the sea... hm.. sound so cool.
They do all movie action and unfortunately, almost 50% of those action are only over-dramatic action. Hahaha. They are 'BUSTED'.

Wes pokoke sing jenenge ilmu pengetahuan iku kweren pwol nuotok njedok wes. Iso nggarai nganga tok ndelok e. Hahaha. Wong e yo apikan. Bayangno ae wes penelitian angel-angel mek dikei hadiah Nobel men. Nduwe bedhil digae-gae dhewe gatau mateni wong liyane. Nduwe racun yo gatau dilebokno nang ombene wong liyane. Hahaha.

Being a geek is cool B)
*if and only if you're not anti-social*

Saturday, November 26, 2011

Kecewa

Kecewa adalah
ketika mama membangga-banggakan Ayu Ting Ting karena dia suka korea dan beberapa kali tampil di TV menyanyikan lagu korea. Dan ketika nonton acara musik korea mama nyeletuk "Ayu Ting Ting pasti gampang tuh niruin koreaan gitu". Aku nyanyi dan ngedance korea sejak SMP mama nggak pernah bilang apa-apa. And I swear I could do better than her. Sumpah kecewa abis. Who should I blame? Mama? or my self? I ended up with the answer 'It's me that's not good enough to impress mama'

Kecewa adalah
Ketika ada film bagus yang udah diincer dari dulu main di bioskop, nyaris nggak bisa nonton gara-gara nggak sempet, begitu ada waktu, ngajak temen-temen, "Eh nonton film itu yuk," dan jawabannya adalah "Aku udah nonton," *yang bisa diduga sama pacarnya*. Dan berakhir nggak nonton karena nggak ada yg nemenin, dan berakhir pula dengan nonton film download-an dari freeshare, nonton sendirian di kamar sambil ngemil jajan nggak sehat. *lebih ngenes lagi kalo nggak punya camilan*. Who should I blame? Friend? Friends' boyfriend? Or me? I ended up with the answer 'It's me that's not have a boyfriend and ruin my own time to have fun'

Kecewa adalah
Ketika saya dan teman-teman sedang asik ngobrol dan tiba-tiba mereka membicarakan film yang kemarin mereka tonton. Dan saya nggak ikut. Who should I blame? My friend? Or me? I ended up with the answer 'It's me that's not cool enough or fun enough or 'slow' enough so I couldn't written in 'have fun list' at that time'

Kecewa adalah
Ketika melihat teman baik berfoto dengan teman baik lainnya, dan saya nggak ikutan. Kecewa bukan karena saya nggak ada di foto sih, kecewa sama diri sendiri karena 'It must be fun, but I wasn't there.'

Kecewa adalah
Ketika saya ngajak temen baik main tapi ternyata teman baik have fun nonton konser sama temen-temennya *tidak termasuk saya*. Then who should I blame? and once again I blame my self for.... for a lot of reason.

Kecewa adalah
Ketika saya cuma bisa ngerengek, mengeluh, dan protes via blog. Really, pada akhirnya saya kecewa pada diri sendiri. I'm not good enough for my parent, I'm not good enough for my friend, and since I don't have any boyfriend, then maybe I'm not good enough for every man outside so they don't want me as his girlfriend. Haha.

Kekecewaan terbesar adalah ketika saya hanya bisa menyalahkan diri sendiri. Or should blame God for creating me not perfect? Haha just kidding. No, Allah I love You so much. And thank you for all that You give to me :) I just need to do better, aren't I?